Kamis, 4 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026 di Kota Serang Sasar Usaha Online hingga Warung Rumahan, Data Jadi Dasar Kebijakan Daerah

Photo Author
Apipudin, S.Pd., Berikabar.id
- Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Serang Sasar Usaha Online hingga Warung Rumahan, Data Jadi Dasar Kebijakan Daerah(BPS.go.id)
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Serang Sasar Usaha Online hingga Warung Rumahan, Data Jadi Dasar Kebijakan Daerah(BPS.go.id)

Berikabar.id | Sensus Ekonomi 2026 mulai dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Serang. Kegiatan yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini tidak hanya mendata perusahaan besar dan pelaku usaha formal, tetapi juga menyasar usaha mikro, bisnis online, hingga warung rumahan yang selama ini menjadi bagian penting dari roda perekonomian masyarakat.

Pendataan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperoleh gambaran terbaru mengenai kondisi ekonomi masyarakat pascapandemi dan di tengah perkembangan pesat ekonomi digital. Dengan data yang lebih lengkap dan akurat, pemerintah pusat maupun daerah diharapkan dapat menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Mengenal Fenomena Bediding, Penyebab Suhu Dingin Saat Musim Kemarau

Petugas sensus akan mendatangi berbagai lokasi usaha yang tersebar di Kota Serang. Pendataan mencakup berbagai sektor ekonomi nonpertanian, mulai dari perdagangan, jasa, industri pengolahan, transportasi, kuliner, hingga usaha berbasis digital yang berkembang melalui platform media sosial maupun marketplace.

Kepala BPS Kota Serang menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam memetakan kondisi dunia usaha secara menyeluruh. Tidak hanya usaha yang memiliki badan hukum atau lokasi usaha permanen, pelaku usaha skala kecil yang beroperasi dari rumah juga menjadi bagian dari objek pendataan.

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan usaha berbasis internet mengalami pertumbuhan signifikan. Banyak masyarakat memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform e-commerce sebagai sarana menjalankan bisnis. Fenomena ini menjadi salah satu alasan mengapa usaha online mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaan sensus tahun ini.

Selain itu, keberadaan warung rumahan dan usaha mikro dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Meski berskala kecil, jumlah pelaku usaha di sektor ini sangat banyak dan menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak keluarga. Data yang diperoleh nantinya akan membantu pemerintah memahami kebutuhan pelaku usaha serta tantangan yang mereka hadapi.

Baca Juga: Sisi Lain Burung Hantu: Ilmuwan Temukan Bukti Pertama Perilaku Poligami di Alam Liar

Sensus Ekonomi juga bertujuan mengidentifikasi potensi ekonomi baru yang muncul seiring perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat. Tren belanja digital, layanan berbasis aplikasi, serta usaha kreatif menjadi bagian dari sektor yang akan dipetakan secara lebih rinci.

BPS menegaskan bahwa informasi yang diberikan oleh pelaku usaha akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan. Data yang dikumpulkan tidak digunakan untuk keperluan perpajakan maupun penegakan hukum, melainkan murni sebagai bahan penyusunan statistik nasional dan daerah.

Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan sensus. Oleh karena itu, pelaku usaha diimbau memberikan informasi yang benar dan lengkap saat petugas melakukan pendataan. Semakin akurat data yang diperoleh, semakin baik pula kualitas kebijakan yang dapat dirumuskan pemerintah.

Baca Juga: SMAN 2 Tangsel Wakili Banten di Tingkat Nasional Usai Juarai Lomba Pengibaran Bendera

Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi salah satu referensi utama dalam penyusunan program pembangunan ekonomi, investasi, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan sektor usaha di Kota Serang. Data tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh kalangan akademisi, pelaku bisnis, dan investor untuk melihat potensi ekonomi daerah secara lebih komprehensif.

Pemerintah Kota Serang menyambut baik pelaksanaan sensus ini karena dinilai dapat memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan ekonomi lokal. Dengan adanya data yang valid dan mutakhir, berbagai program pengembangan usaha diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Halaman:

Editor: Apipudin, S.Pd.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X