Kamis, 4 Juni 2026

Diduga Dianiaya Senior, Seorang Santri Ponpes As-Sa'adah Lapor ke Polda Banten

Photo Author
Aldi Sumardi, S.pd., Berikabar.id
- Rabu, 3 Juni 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

SERANG - berikabar.id | Kasus dugaan kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan kembali terjadi. Seorang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) As-Sa'adah diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seniornya sendiri. Tidak terima dengan tindakan kekerasan tersebut, korban didampingi keluarga resmi melaporkan kejadian ini ke Mapolda Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan polisi tersebut dilayangkan setelah korban mengalami sejumlah tindakan fisik yang dinilai sudah melewati batas. Pihak keluarga memilih jalur hukum dengan harapan mendapatkan keadilan serta memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang kembali di lingkungan pesantren.

Baca Juga: SMAN 2 Tangsel Wakili Banten di Tingkat Nasional Usai Juarai Lomba Pengibaran Bendera

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polda Banten dikabarkan tengah mendalami laporan tersebut dan akan segera memanggil sejumlah saksi, termasuk pihak pengelola pondok pesantren, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, pihak Ponpes As-Sa'adah belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden dugaan penganiayaan yang melibatkan santrinya ini.

Baca Juga: Dinas SDA DKI Telusuri Saluran Lama untuk Cegah Jalan Amblas Terulang

Kasus ini pun kembali memicu perhatian publik mengenai pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas santri di lingkungan asrama guna mencegah praktik perundungan (bullying) dan kekerasan fisik berkedok pendisiplinan senioritas. 

Editor: Aldi Sumardi, S.pd.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X