Kamis, 4 Juni 2026

Gebrag Ngadu Bedug 2026 Meriahkan Pandeglang, Tradisi Budaya Dorong Ekonomi dan Pariwisata Daerah

Photo Author
Apipudin, S.Pd., Berikabar.id
- Rabu, 3 Juni 2026 | 16:48 WIB
Gebrag Ngadu Bedug 2026 Meriahkan Pandeglang, Tradisi Budaya Dorong Ekonomi dan Pariwisata Daerah
Gebrag Ngadu Bedug 2026 Meriahkan Pandeglang, Tradisi Budaya Dorong Ekonomi dan Pariwisata Daerah

Pandeglang - Berikabar.id| Tradisi Gebrag Ngadu Bedug kembali menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Pandeglang pada tahun 2026. Kegiatan budaya yang telah berlangsung turun-temurun tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian warisan leluhur, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat serta sarana promosi pariwisata daerah. Ribuan warga dan pengunjung diperkirakan memadati lokasi penyelenggaraan untuk menyaksikan kemeriahan festival yang menjadi salah satu ikon budaya Banten tersebut.

Gebrag Ngadu Bedug merupakan tradisi khas yang menampilkan atraksi tabuhan bedug dengan irama dan kreativitas dari berbagai kelompok peserta. Suara bedug yang menggema dipadukan dengan seni pertunjukan dan nuansa religius menjadikan acara ini memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

Baca Juga: Diduga Dianiaya Senior, Seorang Santri Ponpes As-Sa'adah Lapor ke Polda Banten

Pemerintah Kabupaten Pandeglang bersama berbagai pihak terus mendukung penyelenggaraan kegiatan budaya tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah. Selain mempertahankan nilai tradisi, acara ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya lokal yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

Pada pelaksanaan tahun ini, Gebrag Ngadu Bedug tidak hanya difokuskan sebagai perlombaan seni tradisional. Berbagai kegiatan pendukung turut digelar untuk memberikan dampak ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan kesempatan memasarkan produk mereka kepada ribuan pengunjung yang datang selama kegiatan berlangsung.

Beragam produk kuliner khas Pandeglang, kerajinan tangan, hingga hasil usaha masyarakat lokal turut meramaikan area kegiatan. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga: ​Buntut Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung, Rapor Mantan Kepala Dadan Hindayana dalam Program MBG Jadi Sorotan

Kehadiran pengunjung dari berbagai wilayah juga memberikan manfaat bagi sektor jasa dan pariwisata. Hotel, rumah makan, pusat oleh-oleh, hingga transportasi lokal merasakan dampak positif dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama penyelenggaraan acara. Efek berganda inilah yang menjadikan Gebrag Ngadu Bedug tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah menilai kegiatan budaya seperti Gebrag Ngadu Bedug memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda wisata tahunan berskala lebih luas. Dengan promosi yang tepat, tradisi tersebut dapat menjadi salah satu daya tarik unggulan Kabupaten Pandeglang yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain menjadi hiburan masyarakat, acara ini juga mengandung pesan kebersamaan dan gotong royong. Setiap kelompok peserta mempersiapkan penampilan mereka secara kolektif, melibatkan berbagai unsur masyarakat mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga warga sekitar. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting yang terus dipertahankan dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

Pelestarian budaya lokal dinilai semakin penting di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Tradisi seperti Gebrag Ngadu Bedug menjadi bukti bahwa kearifan lokal tetap memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat modern. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap daerahnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 di Kota Serang Sasar Usaha Online hingga Warung Rumahan, Data Jadi Dasar Kebijakan Daerah

Berbagai pihak berharap pelaksanaan Gebrag Ngadu Bedug 2026 dapat berlangsung sukses dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi seni tradisional, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperkenalkan kekayaan budaya Pandeglang ke tingkat yang lebih tinggi.

Dengan perpaduan antara pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan promosi pariwisata, Gebrag Ngadu Bedug 2026 menjadi contoh bagaimana tradisi lokal dapat berkembang menjadi kekuatan pembangunan daerah. Kemeriahan yang tercipta setiap tahun membuktikan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga aset berharga yang dapat mendorong kemajuan masyarakat di masa depan.

Editor: Apipudin, S.Pd.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X