Kamis, 4 Juni 2026

Pesan Haru Mohamed Salah untuk Liverpool: “Tolong Musim Depan Juara Lagi”

Photo Author
Aldi Sumardi, S.pd., Berikabar.id
- Selasa, 26 Mei 2026 | 15:06 WIB
Perpisahan Salah di Liverpool  (Instagram: Mosalah)
Perpisahan Salah di Liverpool (Instagram: Mosalah)


Pandeglang - berikabar.id | Perpisahan selalu menyisakan cerita, terlebih jika itu melibatkan sosok yang telah menjadi simbol sebuah era. Mohamed Salah akhirnya mengakhiri perjalanannya bersama Liverpool setelah bertahun-tahun menjadi pilar penting klub asal Merseyside tersebut. Namun di balik momen penuh emosi itu, Salah meninggalkan satu pesan yang sederhana, tetapi penuh makna: ia berharap Liverpool tetap berada di puncak dan kembali meraih gelar juara musim depan. 

Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah modern klub. Penyerang asal Mesir itu tidak hanya meninggalkan catatan gol dan trofi, tetapi juga kenangan mendalam yang telah dibangun selama bertahun-tahun bersama para pendukung di Anfield. 

Baca Juga: Emosi yang Dipendam Diam-Diam Menggerogoti Tubuh: Ibnu Sina dan Sufi Ungkap Hubungan Hati, Pikiran, dan Kesehatan

Dalam pesan perpisahannya, Salah mengungkapkan harapan agar Liverpool tidak kehilangan identitasnya sebagai tim besar. Menurutnya, Liverpool merupakan klub yang memiliki standar tinggi dan selalu dituntut untuk bersaing di level tertinggi. Ia bahkan menyampaikan harapan agar tim tersebut bisa kembali menjadi juara pada musim berikutnya. 

Ucapan itu bukan sekadar kalimat biasa. Selama berseragam Liverpool, Salah merasakan langsung bagaimana atmosfer dan tekanan di klub tersebut. Ia memahami bahwa kemenangan memiliki arti besar bagi tim maupun para suporter. Karena itulah, ia menilai meraih trofi bersama Liverpool menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan klub lain. 

Baca Juga: Xiaomi Redmi Note 15 Pro Plus Hadir dengan Kamera 200MP dan Baterai Jumbo, Siap Saingi HP Flagship?

Momen perpisahan Salah di Anfield pun berlangsung emosional. Saat para pendukung menyanyikan lagu kebanggaan klub, suasana berubah menjadi haru. Salah terlihat begitu tersentuh dan mengaku sangat menghargai setiap momen yang ia alami selama membela Liverpool. Baginya, perjalanan panjang itu akan menjadi kenangan yang terus ia bawa di masa depan. 

Perjalanan Salah bersama Liverpool memang tidak dimulai dengan ekspektasi tinggi. Ketika didatangkan dari AS Roma pada 2017, banyak pihak meragukan kemampuannya. Apalagi sebelumnya ia pernah mengalami masa sulit di Premier League saat membela Chelsea. Namun keraguan itu perlahan berubah menjadi kekaguman. 

Baca Juga: Emosi yang Dipendam Diam-Diam Menggerogoti Tubuh: Ibnu Sina dan Sufi Ungkap Hubungan Hati, Pikiran, dan Kesehatan

Selama membela The Reds, Salah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Ia berperan besar dalam membawa Liverpool meraih berbagai gelar bergengsi dan mencatatkan ratusan gol bagi klub. Prestasi tersebut membuat namanya tidak hanya dikenang sebagai pemain hebat, tetapi juga sebagai salah satu legenda modern Liverpool. 

Kepergian Mohamed Salah memang meninggalkan ruang besar yang harus diisi. Namun pesan terakhirnya seolah menjadi pengingat bahwa Liverpool adalah klub yang dibangun untuk terus bersaing. Kini, para pendukung hanya bisa berharap pesan sang bintang benar-benar menjadi kenyataan: Liverpool kembali mengangkat trofi pada musim mendatang. 

 

Editor: Aldi Sumardi, S.pd.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X