Kamis, 4 Juni 2026

Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Usut Pemadaman Listrik Massal di Sumatera

Photo Author
Rio Tria Putra, Berikabar.id
- Selasa, 26 Mei 2026 | 19:59 WIB
Ilustrasi pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.
Ilustrasi pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.

Pandeglang-berikabar.id | Pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera beberapa hari lalu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga Bareskrim Polri kini turun tangan untuk menyelidiki penyebab gangguan sistem kelistrikan yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat tersebut.

Gangguan listrik diketahui terjadi pada Jumat malam, 22 Mei 2026, dan berdampak pada sejumlah daerah di Sumatera, termasuk Medan, Sumatera Barat, Riau, hingga Aceh. Akibat kejadian tersebut, banyak wilayah mengalami mati listrik selama berjam-jam, bahkan sejumlah lampu lalu lintas dan penerangan jalan umum ikut padam. 

 

Kementerian ESDM menyatakan telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan untuk melakukan investigasi langsung di lapangan. Pemerintah juga berkoordinasi intensif dengan PT PLN (Persero) guna memastikan proses pemulihan berjalan maksimal dan gangguan serupa tidak kembali terjadi. 

Baca Juga: Taman Nasional Ujung Kulon, Destinasi Wisata Alam Eksotis di Ujung Barat Pulau Jawa

 

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap insiden blackout tersebut. Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak. 

 

Selain investigasi dari Kementerian ESDM, Bareskrim Polri juga ikut melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama gangguan listrik. Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim bahkan turun langsung ke lokasi putusnya kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di wilayah Muara Jambi. 

Baca Juga: 596 Warga Desa Pasirgadung Terima Bantuan Beras dan Minyak, Penyaluran Berjalan Lancar dan Kondusif

 

Dalam proses pemeriksaan tersebut, polisi bersama tim laboratorium forensik dan PLN membawa potongan kabel konduktor yang rusak untuk diperiksa lebih lanjut. Hingga saat ini, polisi memastikan belum menemukan indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam insiden tersebut. 

 

Bareskrim menduga pemadaman listrik dipicu oleh faktor teknis yang diperparah cuaca ekstrem. Dugaan sementara mengarah pada kerusakan jaringan transmisi setelah kabel SUTET dilaporkan putus akibat gangguan cuaca buruk di wilayah Jambi. 

Halaman:

Editor: Rio Tria Putra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X