berikabar.id | Dalam kajian psikologi behaviorisme, karakter dapat dipahami sebagai individu yang perilakunya terbentuk melalui pengalaman hidup dan interaksi dengan lingkungan, bukan semata-mata oleh sifat bawaan atau motivasi batin.
Behaviorisme merupakan aliran psikologi yang menekankan bahwa perilaku manusia dibentuk oleh proses belajar melalui pengalaman, penghargaan, dan hukuman. Jika pendekatan ini diterapkan pada Hashirama, maka perjalanan hidupnya di tengah konflik berkepanjangan antara klan Senju dan Uchiha menjadi faktor utama yang membentuk sikapnya.
Baca Juga: Buron Dicari Polisi, Pemuda Ini Malah Like Poster Pencarian Dirinya Sendiri
Sejak kecil, Hashirama hidup dalam era peperangan yang menelan banyak korban, termasuk anggota keluarganya sendiri. Menurut perspektif behaviorisme, pengalaman kehilangan yang terus berulang tersebut menjadi stimulus negatif yang mengajarkan bahwa perang membawa penderitaan dan kerugian.
Di sisi lain, persahabatannya dengan memberikan pengalaman positif yang berbeda. Hubungan tersebut memperlihatkan bahwa kerja sama antar klan mampu menghasilkan harapan, keamanan, dan masa depan yang lebih baik. Pengalaman positif ini berfungsi sebagai penguat (reinforcement) yang mendorong Hashirama untuk semakin mengutamakan perdamaian dibanding konflik.
Baca Juga: PDIP Sebut Megawati Akan Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni
Selain itu, keberhasilannya melindungi anggota klan dan menyatukan berbagai kelompok ninja memberikan penghargaan sosial berupa kepercayaan dan penghormatan. Dalam teori behaviorisme, penghargaan semacam ini memperkuat perilaku kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan menjadi penengah dalam perselisihan.
Dari sudut pandang behaviorisme, Hashirama tidak dipandang sebagai sosok yang sejak lahir memiliki cita-cita besar tentang perdamaian. Sebaliknya, perilaku tersebut dianggap sebagai hasil dari proses belajar yang panjang, di mana pengalaman perang memberikan konsekuensi negatif, sedangkan kerja sama dan persatuan memberikan konsekuensi positif.
Baca Juga: Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasannya
Dengan demikian, psikologi behaviorisme menyimpulkan bahwa karakter Hashirama Senju berkembang menjadi pemimpin yang mengutamakan perdamaian karena lingkungan dan pengalaman hidupnya secara konsisten mengajarkan bahwa perdamaian membawa hasil yang lebih menguntungkan dibanding peperangan.