Program penyaluran sapi kurban Presiden ini pun menjadi perhatian publik di media sosial karena nilai anggarannya yang cukup besar. Sebagian masyarakat menilai program tersebut sebagai bentuk bantuan sosial dan keagamaan, sementara lainnya menyoroti penggunaan dana negara dalam kegiatan tersebut.
Meski demikian, pihak Istana menegaskan seluruh anggaran berasal dari pos resmi Bantuan Kemasyarakatan Presiden yang memang dialokasikan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Pemerintah juga memastikan proses pengadaan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.
Di tengah agenda Idul Adha, Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Prancis. Meski berada di luar negeri saat Hari Raya Kurban, proses distribusi sapi kurban tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Kementerian ESDM dan Bareskrim Turun Tangan Usut Pemadaman Listrik Massal di Sumatera
Dengan total ribuan sapi dan anggaran mencapai Rp100 miliar, program kurban Presiden Prabowo menjadi salah satu penyaluran hewan kurban terbesar secara nasional pada Idul Adha 2026.