Berikabar.id | Pemerintah melalui Istana Kepresidenan mengungkap sumber anggaran pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 2026. Dana yang digunakan disebut berasal dari pos Bantuan Presiden atau Banpres dengan total anggaran mencapai sekitar Rp100 miliar.
Informasi tersebut disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Pemerintah menegaskan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung penyaluran ribuan hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Google Search Dirombak Total, Pengguna Internet Mulai Beralih ke Pencarian Berbasis AI
Menurut Juri, jumlah sapi kurban yang disiapkan Presiden Prabowo mencapai 1.098 ekor. Ratusan sapi tersebut nantinya didistribusikan ke pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pondok pesantren, tokoh masyarakat, hingga lembaga sosial keagamaan di seluruh Indonesia.
Pemerintah menjelaskan bahwa harga setiap sapi berbeda-beda tergantung bobot, jenis sapi, serta lokasi pembelian di masing-masing daerah. Karena itu, kebutuhan anggaran disesuaikan dengan kondisi pasar dan distribusi di wilayah penerima.
“Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100 miliar,” ujar Juri dalam keterangannya kepada wartawan di Istana Kepresidenan.
Baca Juga: Perbedaan Minecraft Bedrock dan Minecraft Pocket Edition, Gamer Wajib Tahu Sebelum Main
Dari total 1.098 sapi kurban tersebut, sebanyak 598 ekor disalurkan kepada pemerintah daerah yang tersebar di 38 provinsi serta ratusan kabupaten dan kota. Sementara 500 ekor lainnya diberikan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, organisasi masyarakat, dan tokoh agama.
Pemerintah juga memastikan seluruh sapi kurban berasal dari peternak lokal Indonesia. Langkah tersebut dinilai sekaligus menjadi upaya pemerintah untuk membantu pertumbuhan sektor peternakan nasional menjelang Idul Adha 2026.
Selain itu, pengadaan sapi dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden, Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, hingga Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI). Pemerintah ingin memastikan seluruh hewan kurban memenuhi syarat kesehatan dan standar kualitas sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Baca Juga: Cara Membuat Kebun Tomat Gantung yang Hemat dan Produktif untuk Lahan Sempit
Beberapa sapi kurban Presiden Prabowo bahkan memiliki bobot jumbo mencapai lebih dari 1 ton. Salah satu sapi dengan berat sekitar 1,3 ton disebut akan disiapkan untuk kawasan Masjid Istiqlal Jakarta pada perayaan Idul Adha tahun ini.
Pemerintah juga mengantisipasi keterbatasan stok sapi berbobot besar di sejumlah daerah. Untuk wilayah tertentu yang tidak memiliki sapi sesuai standar berat minimal, distribusi dilakukan dengan penyesuaian jumlah sapi lokal agar manfaat kurban tetap merata.
Baca Juga: Golkar Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode: Keputusan Resmi Akan Dibahas Partai