Pandeglang - berikabar.id | Dominasi mutlak ditunjukkan oleh ONIC PH di panggung utama Playoffs MPL PH Season 17. Menghadapi sang unggulan kedua regular season, Team Falcons PH, skuad "Raja Langit" tampil kesurupan dan berhasil mengunci kemenangan bersih dengan skor telak 3-0 tanpa memberikan celah sedikit pun.
Kekalahan telak ini memaksa Team Falcons harus mengakui keunggulan penuh dari ONIC PH, sementara aura juara dari sang Raja Langit kini semakin terasa menjelang laga berikutnya.
Baca Juga: Penyegaran atau Operasi Penyelamatan? Rotasi Pejabat Pandeglang Tuai Sorotan Publik
Game 1: Eksperimen Roger Falcons Berujung Petaka
Pertandingan dibuka dengan draf yang cukup mengejutkan dari Team Falcons. Mereka mencoba mengandalkan strategi wild card dengan mengamankan Roger di tangan Super Marco sebagai Gold Laner serta Gloo sebagai Roamer. Namun, eksperimen ini justru menjadi bumerang.
ONIC PH langsung merespons dengan permainan agresif sejak menit awal. Kombinasi Luo Yi dari Super Frince dan Alice yang dikendalikan oleh Kirk tampil sangat solid. Tekanan masif dari King Kong berhasil mengamankan First Blood dan membuat lini pertahanan Falcons kocar-kacir. Akibatnya, ONIC PH memimpin keunggulan hingga 7.000 gold sebelum Lord pertama muncul dan menutup game pertama dalam mode "lightning round".
Baca Juga: SPMB Jatim 2026: Jadwal Prapendaftaran dan Pendaftaran Lengkap untuk Calon Siswa
Game 2: Ketenangan Mental dan Taktik Backdoor Cerdas
Memasuki game kedua, Team Falcons PH sebenarnya sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Bermain jauh lebih disiplin, Flap dan kawan-kawan berhasil mengamankan objektif Turtle pertama hingga ketiga dan mendominasi jalannya pertandingan di paruh awal dengan keunggulan ekonomi mencapai 4.000 gold.
Namun, ONIC PH membuktikan bahwa mental juara mereka berada di level yang berbeda. Memasuki fase late game, hero Yi Sun-shin milik Savero yang belum terkalahkan musim ini mulai mencapai power spike dengan item penuh. Inisiasi Mountain Shocker dari Savero berkali-kali sukses memecah formasi lini belakang Falcons. Momen krusial terjadi saat Kirk dengan Paquito-nya melakukan split push/backdoor cerdas di lane jauh, memaksa pertahanan Falcons terpecah dan membuat ONIC PH sukses mengamankan keunggulan menjadi 2-0.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Barcelona Capai Kesepakatan Boyong Anthony Gordon dari Newcastle
Game 3: Pembantaian Sempurna, Aura Juara Semakin Nyata
Kehilangan dua poin penting membuat mental Team Falcons goyah di game penentu. ONIC PH tidak membuang momentum emas tersebut dan langsung tancap gas di game ketiga. Tanpa memberikan ruang bernapas sedikit pun bagi sang "Filipino Cannon", koordinasi makro yang rapi dari Brusco, King Kong, dan Super Frince berhasil meredam seluruh perlawanan Falcons.
ONIC PH akhirnya menyudahi perlawanan Falcons dengan skor mutlak 3-0. Kemenangan telak tanpa balas ini membuat langkah ONIC PH semakin tak terbendung menuju babak selanjutnya, sementara Falcons harus turun ke lower bracket dan melakukan evaluasi total jika ingin tetap bertahan di turnamen kasta tertinggi Mobile Legends Filipina ini.