nasional

Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta, Tegaskan Peran Prajurit Tangguh untuk Papua Barat Maju

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:00 WIB
Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta, Tegaskan Peran Prajurit Tangguh untuk Papua Barat Maju

FAKFAK – Berikabar.id| Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 808/Mbaham Matta (MM) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Rabu (27/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan nasional sekaligus memastikan pembangunan satuan TNI di wilayah Papua Barat berjalan sesuai rencana.

Kedatangan Menhan RI disambut hangat oleh para prajurit dan jajaran pimpinan TNI yang bertugas di wilayah tersebut. Kehadiran Menhan dinilai sebagai bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap kesiapan personel, sarana pendukung pertahanan, serta peran strategis TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat.

Baca Juga: Bitcoin Anjlok Jadi Aset Terbesar Ke-13 Dunia, Investor Mulai Beralih ke Emas dan Saham AI

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI dan Kementerian Pertahanan, di antaranya Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., Kabalog Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, S.Sos., M.Eng., Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, serta Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han.

Kehadiran para pimpinan TNI tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pertahanan negara sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Barat yang memiliki posisi strategis dalam sistem pertahanan nasional.

Selama berada di Yonif TP 808/Mbaham Matta, Menhan meninjau berbagai fasilitas pendukung satuan. Beberapa sarana yang menjadi perhatian antara lain fasilitas latihan prajurit, barak tempat tinggal personel, gudang munisi, hingga sarana pendukung operasional lainnya yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.

Baca Juga: Lowongan Magang Kementerian Sekretariat Negara 2026 Dibuka, Siswa SMK dan Mahasiswa Bisa Daftar

Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan satuan dalam menjalankan tugas pokok pertahanan negara. Selain itu, pemerintah juga ingin memastikan seluruh fasilitas yang tersedia mampu mendukung peningkatan profesionalisme serta kualitas prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Dalam arahannya kepada prajurit, Menhan menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia TNI yang profesional, disiplin, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis. Menurutnya, prajurit TNI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer yang mumpuni, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan nasional.

Menhan juga menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP 808/Mbaham Matta memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Papua Barat. Kehadiran satuan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program pembinaan teritorial dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026

Selain menjalankan fungsi pertahanan, prajurit TNI juga diharapkan dapat berkontribusi dalam sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan peternakan guna membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Barat. Dengan demikian, keberadaan TNI tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kunjungan kerja Menhan RI ke Yonif TP 808/Mbaham Matta menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Papua Barat. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Papua Barat dapat terus berkembang menjadi wilayah yang aman, maju, dan sejahtera.

Tags

Terkini