Pandeglang-berikabar.id | Fenomena viral yang disebut sebagai "teror pocong" di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian aparat kepolisian. Video dan foto yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong beredar luas di media sosial hingga menimbulkan keresahan masyarakat di berbagai daerah, mulai dari Banten hingga Bali.
Kepolisian menyatakan telah melakukan patroli siber untuk memantau penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Selain itu, aparat juga melakukan penyelidikan terhadap sejumlah konten viral yang diduga sengaja dibuat untuk menarik perhatian publik.
Dalam beberapa kasus yang ditemukan, sosok pocong yang viral ternyata merupakan aksi iseng atau konten yang sengaja dibuat untuk kebutuhan media sosial. Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Baca Juga: Pasca-Era Mbappe, PSG Justru Sukses Segel Gelar Juara Liga Champions
Sejumlah wilayah sempat dihebohkan dengan kemunculan sosok berpakaian putih menyerupai pocong pada malam hari. Video yang beredar cepat di berbagai platform digital membuat warga merasa khawatir dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Di Jawa Tengah, polisi bahkan mengamankan beberapa remaja yang diduga terlibat dalam pembuatan konten pocong viral yang sempat menghebohkan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi menyesatkan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata dan Atraksi Baru di Singapura Tahun 2026, Destinasi Favorit untuk Liburan Keluarga
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan ulang video atau informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Masyarakat diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Fenomena viral ini menunjukkan besarnya pengaruh media sosial dalam membentuk persepsi publik. Informasi yang belum tentu benar dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan kepanikan apabila tidak disikapi secara bijak.
Baca Juga: Atletico Madrid Murka ke Barcelona, Rumor Transfer Pemain Picu Ketegangan
Dengan meningkatnya patroli siber dan pengawasan di lapangan, polisi berharap masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai konten viral yang belum terverifikasi.