Vaksinasi Berikan Dampak Positif Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

379
Terapis di Labirin Autism Care sudah melakukan vaksinasi
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Pemerintah saat ini sedang mengupayakan agar seluruh masyarakat bisa segera divaksin sebagai salah satu upaya agar terhindar dari Covid-19. Dampak vaksinasi sendiri memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Salah satunya di Sultra.

Kepala BI Perwakilan Sultra, Bimo Epiyanto sebelumnya merilis bahwa vaksinasi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama. Tercatat bahwa pertumbuhan ekonomi di Sultra berada pada angka 0,06 persen, sangat positif dibandingkan sebelumnya.

Founder dan Owner Yayasan Labirin Autism Care, yang terletak di Jalan Syech Yusuf No 21, Andi Rizky Amelia mengatakan bahwa vaksinasi yang digalakkan pemerintah saat ini memang sangat berdampak pada kegiatan masyarakat. Ia sendiri menilai bahwa vaksinasi membuat orang lebih mawas diri di situasi pandemi.

Kantor Labirin Autism Care yang terletak di Jalan Syech Yusuf No 21

“Kami sangat mendukung dilaksanakannya vaksinasi covid-19 untuk orang-orang yang bekerja di ranah publik. Terlebih kami di klinik tumbuh kembang anak yang setiap hari melakukan kontak  langsung dengan anak,” katanya, Kamis (20/5/2021).

Lanjutnya, di masa pandemi saat ini kesehatan terapis yang melakukan kontak langsung dengan anak tentu menjadi prioritas. Untuk itu, sejak awal digalakkannya vaksinasi, ia langsung mendaftarkan diri bersama terapis yang ada di Yayasan Labirin.

“Vaksin membuat kami tenang dalam melakukan aktivitas belajar dan bermain bersama anak,” ujarnya.

Menurutnya, pasca vaksin ia tidak terlalu khawatir untuk melakukan pertemuan secara langsung dengan anak-anak, beda sebelum dilakukan vaksin. Meskipun demikian, sebagai penanggung jawab ia juga tetap menerapkan protokol kesehatan.

Aturan- aturan dalam kunjungan  juga kami  terapkan selain  mengatur jumlah kedatangan anak,orangtua atau pengantar, kami juga tidak perkenankan berkumpul menunggui anak selama proses terapi berlangsung untuk menghindari kerumunan,” tutupnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments