Tropicana Slim Dukung Diabetesi di Masa Pandemi melalui #Hands4Diabetes2021 Online Festival

280
Tangkapan layar kegiatan online yang dilakukan Tropicana Slim di masa pandemi dalam memberikan dukungan kepada Diabetesi
berikabar.id

Jakarta, Berikabar.id – Memperingati World Diabetes Day 2021, Tropicana Slim kembali menyelenggarakan #Hands4Diabetes2021 Online Festival dengan misi mengajak masyarakat Indonesia agar lebih peduli untuk mencegah dan melawan diabetes, khususnya di masa pandemi saat ini.

Kegiatan yang digelar secara virtual ini berlangsung sejak tanggal 12 hingga 14 November dengan tema “Dukung Diabetesi di Masa Pandemi”. Beragaman kegiatan dirangkaikan di dalamnya terdiri dari serangkaian kegiatan edukatif dan interaktif, mulai dari sesi edukasi Meet the Doctor bersama dr. Martha Rosana, SpPD, sesi sharing dan testimonial bersama komunitas Sobat Diabet, serta kegiatan senam online serentak nasional di 52 kota se-Indonesia.

Tropicana Slim juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menunjukkan solidaritas kepada diabetesi dengan melakukan posting smiling hand di Instagram & TikTok dengan hashtag #Hands4Diabetes2021 sebagai petisi dukungan terhadap diabetesi. Untuk setiap post, Tropicana Slim akan berdonasi kepada Komunitas Sobat Diabet guna disalurkan dalam berbagai program dan inisiatif Sobat Diabet yang mendukung usaha pencegahan dan penanganan diabetes di Indonesia.

Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim mengatakan bahwa kehadiran Tropicana Slim yang sudah hampir 50 tahun tetap konsisten untuk terus menginsipirasi masyarakat Indonesia untuk hidup sehat, Tropicana Slim percaya bahwa menjaga pola hidup sehat merupakan cara terbaik untuk mencegah dan melawan diabetes, khususnya di masa pandemi ini.

“Pandemi membuat masyarakat, termasuk para diabetesi, semakin terbatas mobilitasnya untuk melakukan pemeriksaan rutin dan mendapatkan layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan mengingat tingginya risiko terpapar COVID-19. Apalagi mempertimbangkan fakta bahwa diabetes merupakan salah satu penyakit penyerta atau komorbid yang dapat meningkatkan risiko keparahan jika terinfeksi virus COVID-19. Oleh karena itu, diabetesi perlu lebih sadar akan pentingnya manajemen diabetes secara mandiri secara tepat dari rumah,” katanya.

Diungkapkannya bahwa tahun ini pihaknya sengaja mengangkat tema “Dukung Diabetesi di Masa Pandemi” karena untuk mengajak keluarga Indonesia sebagai support system utama dalam menunjukkan kepedulian dan dukungan mereka terhadap anggota keluarga mereka yang diabetes. Edukasi self-management menjadi faktor yang penting, untuk memastikan manajemen diabetes yang dilakukan sudah tepat, termasuk mengurangi asupan gula, memilih asupan nutrisi yang lebih sehat, dan beraktivitas fisik untuk mendukung kualitas hidup para diabetesi,” tambah Noviana.

Senada dengan Noviana, dr. Martha Rosana, SpPD selaku Staff Divisi Endokrin, Metabolik dan Diabetes Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI mengatakan, keterbatasan yang timbul selama masa pandemi ini membuat peran dan kemampuan diabetesi dalam self-management kondisi diabetes menjadi sangat penting. Untuk itu, diabetesi perlu sebisa mungkin mencari akses terhadap informasi terpercaya untuk menambah pengetahuan mengenai selfmanagement.

Penelitian dari World Health Organization menunjukkan bagaimana edukasi self-management dapat bermanfaat untuk memperbaiki kontrol glikemik pada diabetesi. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi kampanye #Hands4Diabetes2021 dari Tropicana Slim yang melibatkan RSCM-FKUI dalam membantu mengedukasi masyarakat dalam mendapatkan informasi yang tepercaya terkait manajemen diabetes secara mandiri.

“Manajemen diabetes dapat meliputi beberapa poin penting, dimana hal ini tentunya penting dilakukan termasuk pada masa pandemi ini, diantaranya pengaturan pola makan yang sehat, rutin beraktivitas fisik, konsumsi obat dan penggunaan insulin sesuai anjuran dokter, rutin memeriksa kadar gula darah dan kondisi kaki, serta menjaga kesehatan emosi,” paparnya.

Selain itu, self-management pada diabetesi tentunya tetap memerlukan bantuan dan dukungan dari tenaga kesehatan. Untuk itu, diabetesi disarankan untuk menghubungi dokter atau tenaga kesehatan dengan layanan telemedicine apabila memiliki kekhawatiran terhadap kondisi mereka atau mengalami gangguan kesehatan tertentu.

dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, pendiri Komunitas Sobat Diabet mengatakan adanya dukungan lingkungan sangat berpengaruh bagi pemulihan kondisi para diabetesi. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan diabetesi dalam menjalankan pola hidup sehat adalah dukungan sosial, baik dari keluarga dan orang terdekat.

“Dukungan sosial dapat bermanfaat untuk membantu mengurangi stress, meningkatkan tingkat kesadaran diri, serta mendukung perubahan gaya hidup yang kurang sehat. Selain itu, kondisi keluarga yang hangat, bersifat menerima, dan akrab juga membantu diabetesi lebih semangat dalam menjaga kesehatan mereka,” ujarnya.

Diungkapkannya pula beberapa hal yang dapat dilakukan dalam mendukung anggota diabetesi antara lain menunjukkan rasa empati untuk mengatasi stress yang dapat berefek negatif terhadap kontrol gula darah, ikut menjalankan pola makan yang sehat, bersama-sama rutin beraktivitas fisik dan hindari turut campur berlebihan yang dapat menimbulkan konflik dan berpotensi mengganggu kemampuan mandiri diabetesi dalam merawat dirinya.

“Yang tidak kalah penting dan perlu disadari oleh diabetesi dan keluarganya adalah komitmen dan semangat untuk hidup lebih sehat, dimana salah satunya adalah dengan menjaga asupan gula dan kalori. Untuk memberikan kemudahan bagi diabetesi dan keluarganya dalam mendapatkan pilihan produk bebas gula, bebas/rendah lemak serta bercita rasa tinggi untuk mendukung gaya hidup sehat keluarga Indonesia,” pungkasnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments