Telkomsel Tingkatkan Layanan 4G di Sultra

239
Istimewa
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Telkomsel terus  menghadirkan layanan jaringan berkualitas bagi seluruh pelanggan melalui pemerataan akses infrastruktur dan kualitas broadband terdepan 4G/LTE. Berbagai upaya yang dilakukan Telkomsel seperti peningkatkan kapasitas, pembangunan BTS 4G/LTE baru dan melakukan pengalihan atau upgrade layanan jaringan 3G ke 4G/LTE guna memaksimalkan adopsi dan pengalaman gaya hidup digital pelanggan melalui pemanfaatan kualitas broadband terdepan.

Manager Network Service Telkomsel Kendari Dortje Balik mengatakan bahwa sejak awal 2022, secara bertahap Telkomsel melakukan speningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di seluruh wilayah termasuk di Sulawesi Tenggara. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI untuk pengkajian penghapusan layanan 3G dengan tetap mempertimbangkan kesiapan layanan 4G/LTE yang merata serta memperhatikan kepentingan masyarakat secara umum.

“Meningkatnya kebutuhan pengalaman gaya hidup digital masyarakat saat ini,  Telkomsel hadir untuk selalu memberikan solusi layanan yang dapat mendukung produktivitas dan memaksimalkan beragam aktivitas digital masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan agar menjadi lebih mudah dan dapat membuka semua peluang,” katanya melalui rilis yang diterima Berikabar.id, Senin (13/6/2022).

Lanjutnya, di Sulawesi saat ini Telkomsel telah menggelar lebih dari 16.607  BTS 4G/LTE dan khusus provinsi Sulawesi Tenggara,  telah digelar lebih dari 2354 BTS 4G/LTE dan kedepannya akan terus menambah BTS 4G/LTE baru di sepanjang tahun 2022 untuk mendukung beragam aktivitas digital dan layanan broadband yang lebih maksimal di berbagai titik. Selain itu, dengan adanya upgrading jaringan 3G ke 4G juga akan menambah pengalaman pelanggan dalam menikmati jaringan broadband Telkomsel yang lebih prima. Tentunya upgrading ini juga akan dilakukan secara betahap dan terukur di sepanjang tahun 2022.

“Di sepanjang Juni hingga Juli 2022,  proses upgrade akan dilakukan 70 kecamatan dari di 9 kota /kabupaten di Sulawesi Tenggara  yakni 5 kecamatan di Kabupaten Buton, 5  kecamatan di Kabupaten Buton Selatan, 4 kecamatan di Kabupaten Buton Utara, 12 kecamatan di Kabupaten Kolaka, 8 kecamatan di Kabupaten  Kolaka Timur, 2 kecamatan di Kabupaten Konawe Kepulauan, 10  kecamatan di Kota Kendari, 17 kecamatan di Kabupaten  Muna, 7 kecamatan di Kabupaten  Wakatobi “, tambah Dortje.

Sejalan dengan dilakukannya upgrade layanan tersebut, Telkomsel mengajak para pelanggan yang saat ini masih menggunakan layanan 3G untuk segera beralih ke layanan 4G/LTE. Untuk itu, Telkomsel siap membantu kemudahan pelanggan untuk percepatan migrasi layanan. Telkomsel memberikan ragam pilihan saluran bagi pelanggan dalam melakukan upgrade kartu SIM non 4G ke uSIM 4G, baik secara online maupun offline yang dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Pada channel online, pelanggan dapat mengakses akun resmi Telkomsel di Facebook dan Twitter serta layanan Virtual Assistant Telkomsel untuk mendapatkan pelayanan upgrade ke uSIM 4G, atau melalui layanan mitra e-commerce (Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan JD.ID). Pelanggan juga dapat langsung mengunjungi GraPARI, outlet sekitar atau layanan MyGraPARI terdekat untuk melakukan upgrade ke uSIM 4G secara offline.

Selain itu, Telkomsel juga menyediakan beragam program dan produk menarik, mulai dari paket kuota data 4G yang terjangkau, tambahan kuota 4G hingga 30GB untuk pelanggan yang telah melakukan penukaran kartu non 4G ke kartu 4G (uSIM), hingga paket bundling device 4G terkini. Bagi pelanggan yang ingin melakukan migrasi ke uSIM 4G bisa terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya dan dukungan 4G pada perangkat yang digunakan. Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui USSD Menu Browser (UMB) di *888*47#. Informasi lebih lanjut mengenai program Tukar Kartu ke 4G bisa diakses di tsel.me/tukarkartu4g.

“Seluruh proses upgrade layanan 4G/LTE ini dilakukan untuk Telkomsel  menjawab kebutuhan gaya hidup digital pelanggan yang terus berkembang dengan pendekatan customer-centric Kami juga berharap dukungan seluruh pihak dan para pemangku kepentingan terkait dalam membantu proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE ini, sehingga akan semakin membantu percepatan adopsi dan adaptasi layanan 4G/LTE secara lebih inklusif dan merata di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Harlina

Facebook Comments