Selain Ngajar, Dosen UHO Ini Intens Sosialisasikan Prokes ke Pelaku Usaha Hidroponik

416
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id –┬áPemerintah pusat saat ini tengah mengeluarkan kebijakan untuk memulai tatanan hidup baru di tengah pandemi. Imbauan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menghindari kerumunan dan rajin mencuci tangan juga harus dipatuhi.

Ketua Jurusan Agribisnis Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Ilma Sarimustaqiyma Rianse, S.P., M.Sc mengungkapkan di kebiasaan hidup baru ini, mahasiswa masih melakukan proses perkuliahan secara online untuk menghindari penularan COVID-19.

“Full belajar online,” katanya, Senin (9/11/2020).

Di masa pandemi, sebagai tenaga pengajar meskipun melakukan proses perkuliahan secara online, namun ia menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya untuk selalu menerapkan 3M. Bahkan, ia lebih memilih untuk menyelesaikan pekerjaannya dari rumah.

Ketua Jurusan Agribisnis Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Ilma Sarimustaqiyma Rianse, S.P., M.Sc, memberikan bantuan perlengkapan pencegahan COVID-19 berupa masker, handsaniter dan vitamin.

“Kemana-mana selalu pakai masker, selalu bawa handdanitizer, jaga jarak, mencuci tangan dan lebih memilih untuk melakukan work from home,” bebernya.

Dijelaskannya pula, di masa pandemi ini ia juga membantu untuk intens melakukan sosialisasi kepada warga tentang pentingnya pencegahan COVID. Sosialisasi ini dilakukan kepada pelaku usaha sayur Hidroponik, karena ia menilai mereka (petani sayur Hidroponik) memiliki peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi.

“Tujuan kegiatan sosialisasi protokol kesehatan pada pelaku usaha hidroponik, agar peran mereka sebagai penyangga ketersediaan pangan di Kota Kendari tidak terganggu pada masa new normal ini,” katanya.

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya karena selain mengajar, ibu dari tiga anak ini merasa memiliki kewajiban untuk membantu pemerintah agar dapat mencegah semakin meningkatnya penularan COVID-19. Ia juga berharap agar kegiatan-kegiatan sosialisasi yang sering dilakukan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi petani sayur Hidroponik.

“Harapan saya agar pelaku-pelaku Urban Farming di Kota Kendari kesehatannya tetap terjaga dan terhindar dari COVID-19,” harapnya.

Ditambahkannya, selain melakukan sosialisasi, pihaknya juga memberikan bantuan berupa masker, antiseptik handdanitizer dan sejumlah bantuan lainnya untuk mendukung kinerja lapangan yang dilakukan oleh petani hidroponik ini agar bisa terus semangat dan berproduksi di masa pandemi.

Suasana diskusi bersama pelaku usaha sayur hidroponik tentang pencegahan COVID-19 di kebiasaan hidup baru.

Sementara itu, Seorang pelaku usaha hidroponik dari Lulo Farm, Muhammad Radhy, mengaku senang dan sangat terbantu dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh Dr. Ilma bersama tim UHO karena hal tersebut menambah pemahaman mereka.

“Sosialisasi itu sangat memberikan dampak positif untuk kami,” katanya.

Menurutnya, dengan sosialisasi yang diberikan tersebut menambah wawasan buat dirinya sendiri dan juga bisa diberikan kepada keluarga.

“Pada sosialisasi itu jita diberitau tentang bagaimana penularan covid, cara pencegahan dan apa yang kita butuhkan untuk mencegah covid,” ujarnya.

“Lalu kita juga diarahkan ketika terkena covid itu harus bagimana dan jangan terlalu khawatir supaya dampak dari sakitnya tidak terlalu buruk,” pungkasnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments