Sasar Pelaku Urban Farming, Tim LPPM UHO Kampanye Pencegahan Penularan Covid-19

622
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHO, mengkampanyekan budaya disiplin protokol kesehatan di kalangan pelaku urban farming yang ada di Kota Kendari.

Ketua Tim LPPM UHO, dr. Yusuf Musafir Kolewora Sp.P, mengatakan, sasaran kegiatan penelitian yang mengusung tema pencegahan penularan Covid-19 dan peningkatan imunitas tubuh di kalangan pelaku usaha sayuran hidroponik ini, dimulai dari sosialisasi ke pemilik usaha tanaman hidroponik sekaligus Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) ‘Nuri Horti’, di Kota Kendari, Sabtu (07/11/2020).

“Pelaku usaha tanaman hodroponik ini memiliki andil besar dalam menjaga ketersediaan pangan di Kota Kendari. Sebagai wujud tridharma perguruan tinggi salah satunya pengabdian kepada masyarakat, tim kami akhirnya tergerak untuk menyosialisasikan bagaimana agar pelaku usaha ini tetap menjalankan usahanya tapi tidak mengabaikan prokes mitigaso Covid-19,” ujar Yusuf.

Tim LPPM UHO diskusi bersama pelaku usaha tanaman hidroponik yang bernaung dibawah P4S Nuri Horti. Foto: Istimewa.

Pendekatan preventif untuk meminimalisir penularan covid-19, kata dr. Yusuf, tidak hanya sebatas menerapkan disiplin memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak dengan menghindari kerumunan. Upaya pencegahan lainnya adalah dengan menerapkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat.

“Termasuk sayur-sayuran non pestisida atau sayuran hidroponik, mengonsumsi buah dan bahan makanan yang kaya akan vitamin dan zat-zat gizi lainnya,” ujarnya.

Sayuran hidroponik yang dibudidayakan di P4S Nuri Horti. Foto: Lala.

 

Ia menambahkan, sosialisasi ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan berupa alat kesehatan, dan vitamin bagi pelaku usaha dan peserta pelatihan Diharapkan bantuan ini mampu membantu pelaku hidroponik dalam menjalankan usaha dengan tetap menerapkan disiplin prokes.

“Nuri Horti ini sudah menjangkau market yang lebih luas. Sehingga dipastikan pelaku usaha didalamnya lebih sering berinteraksi dengan klien atau konsumen. Sehingga di masa pandemi saat ini, menjadi catatan penting kita untuk memastikan bahwa setidaknya mereka sudah memahami pentingnya sterilisasi diri dan menjaga imunitas tubuh,” urainya.

Ketua tim LPPM UHO, dr. Musafir Kolewora, Sp.P, menyerahkan bantuanalat kesehatan dan vitamin kepada founder P4S ‘Nuri Horti’, Jamadu. Foto: Istimewa.

Founder P4S Nuri Horti, Jamadu sendiri, mengapresiasi kehadiran tim LPPM UHO. Menurutnya, dukungan para akademisi sangat berperan besar dalam pengembangan P4S Nuri Horti, terutama dalam upaya melahirkan generasi yang sadar akan pentingnya mendorong ketersediaan pangan terutama di masa pandemi saat ini.

“Kami mengapresiasi pengabdian teman-teman LPPM UHO yang menginisiasi kegiatan sosialisasi hari ini. Bagi saya dan para mahasiswa yang tergabung di P4S Nuri Horti ini, mereka sudah banyak menyalurkan tenaga dan waktunya mendukung pusat pelatihan pertanian ini, tak hanya untuk memproduksi komoditas pangan yang berkualitas, namun juga menghasilkan generasi-generasi disiplin dan cerdas, yang paham bagaimana menjaga ketahanan pangan, terutama di masa saat ini,” pungkasnya. (adv)

 

 

 

Facebook Comments