PT Vale Raih Sustainable Business Awards Kategori Sangat Terpuji 2022

268
Istimewa
berikabar.id

Jakarta, Berikabar.id – PT Vale Indonesia untuk kesekian kalinya dianugerahi penghargaan Sustainable Business Awards (SBA). Kali ini Vale menyabet kategori Highly Commended. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen PT Vale atas kekuatan dan kualitas program keberlanjutan dan kemajuan keberlanjutan yang dijalankan dengan baik bersama seluruh jajarannya.

Pengumuman penghargaan yang dihelat secara daring tahun ini dihadiri Head of Communication PT Vale, Bayu Aji, Kamis (02/06).

Penghargaan Bisnis Berkelanjutan atau (SBA) adalah platform penghargaan keberlanjutan regional yang dibuat oleh GI pada tahun 2012. Penghargaan tersebut dikembangkan dalam kemitraan dengan PwC. Tahun ini merupakan penyelenggaraan SBA ke – 10. SBA rutin diadakan di enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Tujuan utama penganugrahan SBA adalah untuk mendorong perusahaan dari semua ukuran untuk merefleksikan upaya keberlanjutan mereka dan belajar dari praktik terbaik rekan-rekan mereka.

Ada 12 pilar yang menjadi penilaian sebelum akhirnya, PT Vale dinobatkan meraih penghargaan tersebut, yakni strategi keberlanjutan, tenaga kerja, masyarakat, pengelolaan energi, pengelolaan air, pengelolaan limbah dan sumber daya, perubahan iklim dan emisi, pengelolaan perubahan pasokan, penggunaan lahan dan keanekaragaman hayati, penggunaan lahan dan keanekaragaman hayati, etika dan tanggung jawab bisnis, pengelolaan pemangku kepentingan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGS)

Saat membuka award SBA, Presiden Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, Sustainable Business Awards adalah platform penghargaan berkelanjutan terkemuka sejak 2012 yang mengakui kepemimpinan luar biasa dalam praktik bisnis berkelanjutan.

“SBA tidak hanya sebuah seremonial, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan dan kreativitas untuk berinovasi secara kolektif demi masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” ujar Shinta dalam penghargaan SBA.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang telah diperoleh tersebut. Dia mengatakan apa yang telah diraih saat ini ada dukungan banyak pihak tidak saja karyawan PT Vale, tapi juga dukungan masyarakat dan pemerintah yang secara bersama-sama hadir dalam menjalankan misi dan visi perusahaan.
“Terima kasih atas penghargaan ini, tentunya akan semakin memacu perseroan dalam menjaga komitmen keberlanjutan untuk keberlangsungan masa depan generasi penerus mendatang,”ujarnya.

Dikatakannya, PT Vale sangat memiliki konsen pada keberlanjutan, salah satunya pada komitmen dekabornisasi. Apalagi kita semua mengetahui tengah terjadi peningkatan perhatian terhadap upaya dekarbonisasi secara global. Hal itu tentu sangat penting, karena bumi kita tidak dapat menunggu lebih lama lagi, kita harus bertindak bersama-sama, dan melakukan kontribusi yang konkret untuk seluruh upaya dekarbonisasi global.

Dia menjelaskan, jika belum banyak pihak yang sadar memerhatikan, bahwa dekarbonisasi global memerlukan banyak unsur mineral dasar, salah satunya nikel. Indonesia, negara kita, memiliki banyak cadangan nikel, dan oleh karenanya, Indonesia memainkan peran yang penting.

“PT Vale memiliki sejarah panjang dan membanggakan di Indonesia. Kami adalah perusahaan pertambangan dan pengolahan nikal. Kami percaya bahwa kami adalah bagian dari solusi terhadap dekarbonisasi, oleh karena itu, nikel yang kami hasilkan harus datang dari proses yang memenuhi unsur keberlanjutan, khususnya proses rendah karbon. PTVI berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca dari lingkup 1 dan 2 hingga 33% pada 2030 dan menuju nol emisi karbon ada 2050. Kami akan mendukung upaya dekarbonisasi global melalui praktik-praktik pertambangan berkelanjutan,” jelasnya.

Febriany Eddy menuturkan, komitmen rendah karbon akan berlanjut di proyek baru PT Vale yang baru di Blok Bahdopi Bahodopi dan Blok Pomalaa.

“Siapapun kita, bagaimana peranan kita di organisasi dan masyarakat, kita harus bertindak sekarang, untuk mengurangi emisi karbon, dan kita harus mengubah pandangan, bahwa upaya-upaya tersebut bukanlah tambahan biaya, melainkan investasi yang bermakna. Terima kasih untuk dukungan pemangku kepentingan. Mari berjalan bersama untuk meraih target baru dengan keinginan besar untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, sekarang, dan untuk masa yang akan datang,” pungkasnya.

Harlina

Facebook Comments