PLN Siap Pasok Kebutuhan Listrik Industri Smelter di Sulawesi

348
Istimewa
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – PLN pastikan kebutuhan listrik bagi industri smelter di Sulawesi bakal terpenuhi. Komitmen tersebut diungkapkan Direktur Bisnis Regional Sulawesi Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda dalam agenda Customer Smelter dan Stakeholder Gathering yang dilaksanakan di Hotel Claro, Kendari, Selasa (8/6/2021).

Dikatakannya potensi nikel di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah sangat besar. Sesuai kebijakan pemerintah, potensi tersebut harus diolah melalui industri hilir supaya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Menurutnya, sistem kelistrikan Sulawesi memiliki pasokan listrik yang memadai dan ramah lingkungan.

“Sistem kelistrikan di Sulawesi saat ini mempunyai daya mampu sebesar 2.365 MW, dengan cadangan daya 602 MW. Komposisi pasokan daya tersebut 20,34 % dipasok dari pembangkit Energi terbarukan,” terang Huda.

Lanjutnya, sesuai dengan RUPTL 2021 – 2030, pihaknya akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 3.698 MW untuk seluruh Indonesia, dimana 58% merupakan EBT. Selain itu, untuk meyalurkan daya listrik tersebut PLN juga akan membangun 7.052 kilo meter sirkuit (kms) Saluran Udata Tegangan Tinggi (SUTT) dengan 4.702 Mega Volt Ampere (MVA) Gardu Induk yang tersebar di seluruh Sulawesi.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menjelaskan, industri smelter merupakan hilirisasi nikel yang membutuhkan energi listrik yang besar dan PLN siap memenuhinya.

“PLN sebagai perusahaan yang diberikan amanah di bidang kelistrikan di Indonesia, memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan listrik dan memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh pelanggan, termasuk pelanggan Industri Smelter,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemprov Sultra, Nur Endang Abbas mengapresiasi komitmen PLN dalam memastikan kebutuhan listrik bagi industri smelter di Sulawesi. Ia pun berharap dengan komitmen PLN tersebut bisa memberikan dampak bagi Sultra.

“Komitmen luar biasa dari PLN dalam memastikan kebutuhan listrik bagi industri smelter di Sulawesi, mudah-mudahan nantinya bisa memberikan dampak serta kesejahteraan bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara,” harapnya.

Harlina

Facebook Comments