Pegabdian ke-33 Tahun, TNI-Polri Gelar Vaksinasi Dengan Target 10.000 Dosis

186
Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra saat memberikan keterangan terkait vaksinasi massal dengan target 10.000 dosis
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Sebagai bentuk pengabdian yang ke-33 tahun, alumni AKABRI 1989 menggelar vaksinasi massal yang dilakukan secara serentak, Rabu (15/10/2021).

Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra mengatakan pengabdian alumni 89 dan sebagai HUT TNI ke-76, pihaknya menggelar vaksinasi sebagai bentuk kepedulian terhadap nusantara yang saat ini masih dilanda pandemi.

“Hari ini kita gelar vaksinasi untuk seluruh masyarakat umum, sebelumnya kita juga sudah melakukan vaksinasi sejak tanggal 6 November hingga 12 kemarin dengan capaian 7100 dosis dan hari ini kita target 3000 dosis sehingga total keseluruhan sebanyak 10.000 dosis,” terangnya.

Untuk Sultra sendiri, kata Yan vaksinasi dilakukan di dua tempat berbeda yakni di Mako Brimob Polda Sultra dan Polres Baubau. Hal itu dilakukan untuk menjangkau agar lebih banyak lagi warga yang divaksinasi untuk mewujudkan Indonesia sehat dan bebas dari pandemi.

“Paling tidak ini salah satu upaya yang kita lakukan agar imun kita bisa lebih baik lagi dan kita bisa tetap beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Selain melakukan vaksinasi, pihaknya juga melakukan bakti sosial dengan membagikan sebanyak 10.000 paket terdiri dari 5.000 paket baksos untuk sembilan kabupaten di daratan dan 5.000 paket untuk delapan wilayaah di kepulauan yang ada di Sultra.

Yan berharap dengan adanya vaksinasi massal yang terus dilakukan oleh pemerintah dan lembaga lainnya bisa mempercepat pemulihan ekonomi dengan membentuk hard immunity bagi warga.

Wulan, salah seorang warga Ranomeeto mengatakan bahwa kedatangannya hari itu juga untuk melakukan vaksinasi tahap pertama. “Senang akhirnya bisa ikut vaksinasi, sebelumnya karena ada kendala jadi tertunda,” ujarnya.

Ia pun mengaku sama sekali tidak mendapat keluahan apa-apa pasca divaksin, namun ia juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya meskipun sudah divaksin.

“Ini kan tahap satu, tapi meskipun begitu sesuai anjuran pemerintah harus tetap menggunakan masker dan sebisa mungkin untuk tidak berkerumun karena kita kan tidak tahu virus itu bisa ada di mana saja,” pungkasnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments