Pandemi, Pemilu Raya Mahasiswa UHO Digelar Lewat Aplikasi SIAKAD

334
Ilustrasi
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari akan menggelar Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (PEMIRA) pada 3 Desember 2020 mendatang. Namun, Pemira tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya karena dilaksanakan masih dalam situasi pandemi.

Rektor UHO Kendari, Prof Muh Zamrun Firihu mengatakan bahwa pemilihan ini sebagai implementasi Peraturan Rektor Nomor 853a tentang Organisasi Kemahasiswaan Universitas Halu Oleo.

“Pemira dilakukan serentak di semua fakultas bertujuan untuk mewujudkan pendidikan demokrasi bagi mahasiswa sehingga dapat memilih dan melahirkan pimpinan lembaga kemahasiswaan yang berkualitas, berintegritas, dan amanah,” katanya melalui rilis yang diterima, Selasa (1/12/2020).

Ia juga menepis isu terkait pihak birokrasi kampus yang selalu menginterfensi hasil keputusan Pemira.

“Tidak benar adanya isu itu, saya selaku rektor telah berkomitmen untuk tidak menginterfensi hak suara mahasiswa. Biarkan mekanisme berdemokrasi mahasiswa berjalan dengan baik. Saya juga sudah menginstruksikan kepada para pejabat, tenaga pendidik dan kependidikan UHO untuk tidak bermain-main dalam Pemira ini. Biarkan mahasiswa memilih sesuai hati nuraninya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kerja Pemira UHO Tahun 2020, Laode Asfahyadin Aliddin mengatakan, seluruh tim yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan ini, baik Panja, Tim IT, MSOK, Panitera, KPURM, maupun BAWASRA, telah mengerahkan segala kemampuan yang ada guna suksesnya pemilihan tersebut.

“Kami seluruh panitia dan tim terlibat yang sudah diberikan amanah oleh bapak Rektor UHO akan bekerja dengan sebaik-baiknya tanpa adanya tendensi atau kepentingan pihak tertentu,” tuturnya.

Ia menyebut, Pemira dengan cara E-Voting ini sudah digelar kampus hijau itu sejak 2017 lalu. Namun, ada hal yang berbeda pada kali ini, dimana sebelumnya mahasiswa menyalurkan hak suara langsung pada system E-Voting di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di masing-masing fakultas.

Sementara, pemilihan kali ini mekanisme pemilihan didesain menggunakan system E-Voting melalui aplikasi SIAKAD yang dapat diakses melalui handphone dan laptop/pc agar mahasiswa dapat menyalurkan hak suara di tempat mereka masing-masing.

Dengan demikian, lanjut dia, maka fungsi KPPS ditiadakan dan digantikan dengan system. Penyaluran hak suara sendiri dilakukan mulai pukul 09.00 – 13.00 WITa dan hasil perolehan suara akan disampaikan oleh Rektor UHO pukul 16.00 WITa.

“Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan masa pada saat peyaluran hak suara yang dapat memicu penularan COVID-19,” tutupnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments