KLC Gandeng BEM Fakultas Hukum UHO Gelar Dilan Class Goes to Campus

370
Istimewa
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Komunitas Learning Center (KLC) bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Universitas Halu Oleo menyelenggarakan kegiatan seminar Dilan Class Goes to Campus mengangkat tema ‘Kebijakan Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan dan Aspek Yuridis Penanganan Investasi Ilegal’.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 50 mahasiswa dari delegasi perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF) se-Universitas Halu Oleo. Pembatasan jumlah peserta merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan dengan protokol kesehatan ketat.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dr. Buaswa Tatawu S.H.,M.H selaku Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo. Buaswa mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena mengundang narasumber yang merupakan ahli dibidangnya.

Ridhony Marrison Hasudungan Hutasoit selaku Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sultra memaparkan bahwa e0dukasi merupakan tindakan preventif dalam upaya perlindungan konsumen serta penanganan investasi illegal.

 “Kami selalu mendorong dan memfasilitasi masyarakat untuk terus meningkatkan literasi keuangan termasuk kesadaran diri atau pencegahan agar terhindar dari jebakan investasi illegal. Sederhananya, ingat legal dan logis (2L). Pastikan ada izin dari otoritas terkait dan pahami kewajaran produk/layanan. Jikalau Satgas Waspada Investasi (SWI) atau otoritas terkait menyatakan illegal, jangan gunakan produk/layanan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Asri Sarif S.H., M.H selaku dosen Fakultas Ilmu Hukum Universitas Halu Oleo menjelaskan, dalam perspektif hukum, hubungan atau relasi antar pihak yang terkait dalam investasi menjadi hal yang perlu diperhatikan. Di sisi lain, upaya penyelesaian dalam ranah investasi cenderung pada opsi pilihan secara perdata.

“Ketika anda akan memecahkan masalah terhadap investasi ilegal, yang harus anda lakukan adalah bagaimana hubungan hukumnya antara pelaku usaha dengan konsumennya itu, perlu diingat, pilihan investasi adalah akibat tindakan kita, jadi selalu ada konsekuansi/tanggung jawab atas pilihan tersebut,” pungkasnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments