Kendalikan Inflasi, BI dan Pemprov Sultra Launching GNPIP

38
Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra resmi melaunching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Kota Baubau
berikabar.id

Baubau, Berikabar.id – Guna melakukan pengendalian inflasi Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra resmi melaunching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Kota Baubau, Selasa (18/10/2022).

Gubernur Sultra yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Abdul Rahim mengatakan bahwa launching GNPIP menjadi salah satu instruksi Presiden RI, Joko Widodo untuk mengajak masyarakat melakukan pengendalian inflasi.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa ketika semua elemen bersatu maka dengan mudah dapat melakukan pengendalian inflasi.

“Saya yakin dengan berbagai potensi yang dimiliki Sultra serta sinergi yang baik antara pemda, komponen pemerintah dan masyarakat, tantangan inflasi di Sultra dapat kita atasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sultra, Doni Septadijaya mengatakan, meskipun saat ini pertumbuhan ekonomi terbilang tinggi namun kita juga dihadapkan dengan tantangan inflasi.

Per September 2022, Sultra mengalami inflasi sebesar 0,42 persen. Komoditas yang menyumbang inflasi antara lain kenaikan harga bensin dan peningkatan harga tarif angkutan udara.

“Namun inflasi ini ditekan oleh penurunan harga komoditas perikanan serta berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan,” ujar Doni.

Meski demikian, Sultra telah menjadi salah satu daerah yang sangat responsif dalam implementasi GNPIP yang diwujudkan melalui launching gerakam tanam cabai kendalikan inflasi atau lebih dikenal dengan Gerakan Tabe Di.

“Implementasinya telah diperluas di berbagai daerah seperti Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka Timur hingga Bombana,” kata Doni.

Untuk diketahui, acara launching GNPIP Sultra juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama (MoU) komitmen transaksi pemda di Sultra serta elektronifikasi transaksi pemda di Sultra.

Kemudian penandatanganan KAD bawang merah antara Kota Baubau dan Kabupaten Buton Selatan (Busel) serta KAD telur ayam antara Kota Kendari dan Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Harlina

 

Facebook Comments