Edukasi Mahasiswa Tentang P2PL, OJK Sultra Goes to Campus

335
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Guna memberikan edukasi kepada mahasiswa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kegiatan Goes to campus. Hal tersebut disampaikan melalui rilis resmi yang diterima Senin (19/4/2021).

Kali ini Goes to campus dilakukan bersama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam Enam, Kendari pada tanggal 15 April 2021. Acara yang dikemas dalam bentuk webinar tersebut bertema ‘Ekonomi Digital dan Fintech Peer-to-Peer Lending (P2PL): Manfaat dan Tantangan untuk Indonesia’.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution, mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan edukasi di masyarakat yang disinergikan dengan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

“Dengan sinergi dan kerja keras tersebut target indeks inklusi keuangan sebesar 90% dan literasi keuangan sebesar 50% pada tahun 2024 diharapkan dapat tercapai,” katanya.

Lanjutnya, akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan juga perlu terlindungi. Maraknya praktek bisnis yang berkedok investasi namun tidak memiliki izin di masyarakat mengakibatkan kerugian finansial yang materil dan immateril. Hal tersebut tentu dapat mengganggu sistem keuangan dan berdampak negatif terhadap produk investasi yang telah mendapatkan legalitas perizinan. Oleh sebab itu, OJK bersama Tim Kerja Satuan Tugas Waspada Investasi Provinsi Sulawesi Tenggara terus meningkatkan koordinasi dan sinergi untuk mencegah dan menindak entitas yang melakukan penawaran investasi ilegal.

“Prinsip untuk memperhatikan legal dan logis terus kami gaungkan kepada masyarakat untuk mencerdaskan masyarakat dalam memilih produk investasi,” tambah Fredly.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut diikuti oleh 262 peserta dari kalangan civitas akademika di STIE Enam Enam dan perguruan tinggi lain di Sulawesi Tenggara. Tujuan kegiatan tersebut untuk mengenalkan industri fintech P2PL atau fintech lending (pinjaman online) sebagai alternatif pendanaan bagi masyarakat, termasuk memberikan pemahaman pada manfaat dan risikonya.

Isa

Facebook Comments