Dua Pejabat Ditahan KPK, Diduga Terseret Kasus Pengadaan CSRT

314
berikabar.id

Jakarta, Berikabar.idKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah menahan dua orang pejabat yang diduga terseret kasus tindak pidana korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) pada Badan Informasi dan Geospasial (BIG) yang bekerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun 2015 silam.

Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan, saat ini pihaknya telah menuntaskan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan data hingga bukti permulaan dianggap cukup.

“Selanjutnya KPK meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan sejak September 2020, ” kata Firli, di Jakarta Kamis (21/01/2021).

Firli menambahkan, dalam proses penyidikan tersebut, KPK sekaligus menetapkan dua orang tersangka, yaitu Priyadi Kardono (PRK), Kepala Badan Informasi Geospasial tahun 2014-2016, serta Muhammad Muchlis (MUM), Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara (Kapusfatekgan) pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun 2013-2015.

“Tersangka diduga menyalahgunakan wewenang¬†¬† demi menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, dengan memanfaatkan kesempatan, fasilitas dan wewenang jabatan atau kedudukan yang merugikan keuangan negara,” ungkapnya.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek ini negara ditaksir sebesar Rp179,1 miliar,” kata Firli.

PRK sendiri ditahan di Rutan KPK cabang Kavling C1. Sedangkan MUM ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Sebelum ditahan, kedua tersangka terlebih dulu menjalani isolasi mandiri di Rutan KPK cabang Kavling C1.

Penulis: FY

Editor: ER

Facebook Comments