Dorong Percepatan Roda Perekonomian Pada Tatanan Hidup Baru, PLN Rampungkan Jaringan Transmisi 150 kV

344
Pemaparan terkait kondisi jaringan transmisi yang sedang dibangun di Sultra.
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Beroperasinya jaringan transmisi 150 kV Kendari-Puwatu diawal tahun 2020, berhasil menyinkronkan sistem kelistrikan bertegangan 150 kV Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) dengan sistem kelistrikan bertegangan 70 kV dari Nii Tanasa (PLTU 30 MW dan PLTMG 50 MW) sehingga keandalan listrik di Kota Kendari menjadi lebih baik dan stabil.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bagian Selatan, I Putu Riasa mengatakan saat ini, PLN sedang membangun jaringan transmisi bertegangan 150 kV dari Kota Kendari hingga Kasipute. Dikatakannya, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi ini, pihaknya berupaya untuk segera merampungkan seluruh sistem kelistrikan di Sultra. Melalui 2 jaringan transmisi 150 kV yang terbentang yakni transmisi 150 kV Kendari – Andolo dengan progres mencapai 70 persen, sedangkan transmisi 150 kV Andolo – Kasipute mencapai 60 persen dan Gardu Induk (GI) 150 kV di Kecamatan Andolo Kabupaten Konawe Selatan dengan progres 80 persen serta Gardu Induk (GI) 150 kV di Kecamatan Kasipute Kabupaten Bombana. Dikatakannya proses pembangunan infrastruktur kelistrikan terus dipercepat demi meningkatkan keandalan serta efisiensi sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara.

“Rencananya transmisi 150 kV Kendari – Andolo akan dirampungkan pada akhir tahun 2021, dilanjutkan Andolo – Kasipute akan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2022,” terangnya saat ditemui di Kendari, Rabu (11/11/2020).

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, Ismail Deu menuturkan dengan adanya pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sultra dan interkoneksi Sulsel-Sultra, dapat dipastinya PLN siap mensupport agar industri smelter di wilayah Sultra bisa terus berkembang sehingga dapat mensuport para investor yang akan berinvetasi.Hal ini tentunya diharapakan dapat terus mendorong para investor yang akan berinvestasi guna mendorong roda perekonomian pada tatanan kebiasaan hidup baru.

Ia menuturkan ada 3 perusahaan yang akan disuplai listrik PLN yakni, PT Ceria Nugraha Indotama dengan kapasitas 412 Mega Volt Ampere (MVA), PT Bintang Smelter dengan kapasitas 100 MVA PT Macika Mineral Industri kapasitas 5 MVA serta 11 pelanggan potensial di Sultra dengan total kapasitas 771 MVA, diantaranya PT Kovalen Mining (Luwu Utara), PT Dimurahkan Multiguana Sejahtera (Konawe Utara), PT Antam UBPN Sulta (Kolaka), Stargate Mineral Asia (Konawe Utara) , PT Tambang Rejeki Kolaka (Kolaka) , PT Lestari Indometal Eraprima (Konawe Selatan), PT Artha Mining Industri (Bombana), PT Mahkota Konaweeha (Kendari), PT SBC Prime Metal (Kolaka), PT Toshida Smelter Indonesia (Kolaka), PT Yatoo Mega Smelter Indonesia (Konawe Selatan).

Sitti Harlina

Facebook Comments