Cegah Lonjakan Covid-19, Gubernur Sultra Tak Izinkan Mudik Lintas Kabupaten/Kota

163
Ratusan pemudik saat memadati Pelabuhan Nusantara yang hendak mudik
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id Guna mencegah lonjakan penyebaran covid-19, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengeluarkan keputusan resmi untuk melarang warga melakukan mudik lintas kabupaten/kota di Sultra.

Asisten I Setda Sultra Basiran mengatakan larangan mudik tersebut berdasarkan Surat Edaran Nomor: 443.1/1898 tentang Petunjuk Pelaksaan Perjalanan Orang antarkabupaten/kota dalam Provinsi Sulawesi Tenggara dengan transportasi selama masa Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

“Surat edaran itu ditandatangani tangal 4 Mei 2021. Salah satu poin surat edaran itu adalah peniadaan mudik lebaran yang berlaku sejak 6-17 Mei 2021,” terangnya.

Tapi, meskipun sudah ada surat edaran terkait larangan mudik, namun ada pengecualian bagi orang yang ingin melakukan perjalanan dibolehkan apabila memenuhi ketentuan salah satunya kendaraan mengangkut logistik atau orang yang menjenguk orang sakit.

“Perjalanan orang dikecualikan atau boleh melakukan perjalanan dengan memenuhi ketentuan di antaranya kendaraan pelayanan distribusi logistik, bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang,” jelasnya.

Ia berharap dengan keputusan yang dikeluarkan oleh orang nomor satu di Sultra itu dapat dipahami dan tidak disalah artikan oleh masyarakat.

“Jadi bukan melarang, tapi ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, ditakutkan kalau mudik akan menambah lonjakan,” harapnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments