Belum Miliki Izin, OJK Imbau Masyarakat Hati-hati Investasi VTube

392
Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Saat ini banyak masyarakat bermain VTube sebagai salah satu bentuk invetasi. Sayangnya, hingga saat ini VTube masih illegal. Hal tersebut diungkapkan Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution.

“Vtube dinyatakan ilegal melalui Siaran Pers Nomor SP 06/SWI/VII/2020 tanggal 3 Juli 2020,” ungkapnya.

Dijelaskannya dalam bisnis VTube memberikan penghasilan bagi member atau anggotanya yang menonton iklan dalam aplikasi mereka berupa poin. “Selain itu, poin penghasilan ini diberikan Vtube jika member dapat merekrut anggota baru serta mengizinkan transaksi jual beli poin
antar pengguna,” ujarnya.

Lanjut Fredly, saat ini VTube memang sedang melakukan pengurusan perizinan agar mendapatkan izin sehingga statusnya dapat menjadi legal, namun sebaiknya sebelum mendapatkan izin VTube tidak melakukan aktivitas sebagaimana yang berjalan saat ini.

“SWI dalam hal ini mendorong Vtube segera menyelesaikan perizinan tersebut sebelum menjalankan bisnis bahkan mempromosikan produk-produknya. Sepanjang izin belum didapatkan, status Vtube sebagai entitas tetap illegal,” tandasnya.

Dikatakannya lagi terkait upaya kelengkapan dokumen perizinan, SWI telah mengarahkan Vtube untuk memperbaiki mekanisme usaha agar sesuai dengan ketentuan dan peraturan seperti mengganti transaksi yang menggunakan mata uang asing (dolar) menjadi mata uang Indonesia (Rupiah), tidak menggunakan sistem referral karena jasa
periklanan, mengganti mekanisme penjualan jual beli antar anggota, menertibkan komunitas promosi (marketing) untuk sehingga tidak memiliki perbedaan sistem pemasaran produk yang sedang diusulkan untuk mendapatkan legalitas, hingga melakukan kegiatan dengan menggunakan server di Indonesia.

Saat ini, jumlah anggota Vtube diasumsikan 200 hingga 300 orang di Kota Kendari.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati menggunakan produk entitas investasi illegal karena berpotensi merugikan di masa depan,” imbaunya.

Isa

Facebook Comments