Arokap Kendari Imbau Pemkot Tinjau Kembali Kebijakan Pembatasan Aktivitas Warga di Malam Hari

304
Ketua Arokap Kendari, Amran. Foto: Ikas Cunge.
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id-Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari membatasi aktifitas warga setempat di malam hari dianggap merugikan dari sisi stimulus ekonomi,. Ketua Arokap Kendari, Amran, menilai, jika kebijakan ini diberlakukan, bukan hanya pengusaha yang bernaung di bawah Arokap saja yang merugi. Ada ratusan bahkan ribuan pengusaha sector jasa, berikut karyawannya, hingga pejuang nafkah di luar sana yang dipastikan ikut merugi karena aturan ini.

“Kami berharap ada peninjauan kembali terkait kebijakan pembatasan waktu aktivitass pada malam hari yakni pukul 22.00 Wita. Secara ekonomi, jelas kami sangat dirugikan. Kami juga tak menampik , tetap mendukung pemerintah dengan sadar diri menerapkan protocol kesehatan di tengah pandemic ini. Namun dari sisi pengawasan, Pemkot Kendari juga memiiliki tanggungjawab yang sama tanpa harus melumpuhkan aktifitas penopang perekonomian daerah kita,” kata Amran, saat menghadiri pertemuan Arokap Kendari, Jumat (4/9/2020) lalu.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Konkep ini mengimbau agar pemerintah kembali meninjau penerapan kebijakan tersebut. Alih-alih mengeluarkan kebijakan tersebut, Pemkot Kendari menurutnya justru harus lebih proaktif mengawasi penerapan protocol kesehatan di era new normal dengan tetap mendorong stimulus ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM, pengusaha yang berkecimpung di sector jasa yang diketahui menjadi sumber penunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pembatasan aktifitas di malam hari tak efektif. Kebijakan ini juga dipastikan memicu lonjakan angka  pengangguran. Hal ini yang harus dipertimbangkan Pemkot Kendari,” jelasnya. Karena itu, kami menginginkan jam operasional usaha kami tetap diberlakukan seperti sebelumnya, sampai pukul 03.00 WITa,” tegasnya.

“Pada prinsipnnya, Sekot Kendari, Bu Nahwa Umar menyampaikan bahwa surat edaran itu, masih dalam tahap sosialisasi selama seminggu ke depan. Untuk itu, saya menyampaikan kepada seluruh anggota Arokap, agar meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan tetap beraktifitas seperti biasa, jam operasionalnya masih sama seperti sebelumnya,” pungkasnya.

 

Penulis: ER

Facebook Comments