83.337 Debitur di Sultra Dapat Restrukturisasi Kredit

187
Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya saat memaparkan kondisi restrukturisasi kredit di Sultra
berikabar.id

Kendari, Berikabar.id – Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar masyarakat mampu bangkit usai pandemi covid-19. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat yakni dengan memberikan keringanan cicilan atau restrukturisasi kredit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat bahwa hingga Oktober 2021, sebanyak 83.337 debitur di Sultra mendapatkan restrukrurisasi.

“Sampai dengan posisi Oktober 2021 telah dilakukan restrukturisasi kredit kepada 83.337 debitur dengan jumlah nominal 5,07 Triliun,” terang Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya.

Dijelaskannya restrukturisasi dibidang perbankan sebesar Rp2,611 Triliun dengan jumlah debitur sebanyak 32.411 sedangkan perusahaan pembiayaan sebesar Rp2,460 Triliun dengan debitur sebanyak 50.926. Lanjutnya, sebagian besar debitur perbankan yang mendapatkan kebijakan resktrukturisasi adalah golongan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang mencapai 2.437 Triliun atau 93,33 persen.

“Hal ini disebabkan karena kebijakan pembatasan mobilitas untuk mencegah penyebaran covid 19 sangat berpengaruh terhadap kegiatan usaha khususnya di sektor UMKM,” ujarnya.

Ditambahkannya pula bahwa kondisi ini menunjukkan tingkat perekonomian warga sudah semakin membaik di masa pandemi. “Kondisi pandemi yang semakin menurun memberikan dampak pada perekonomian yang mulai pulih, hal tersebut tercermin dari proses restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak covid-19 yang menunjukan penurunan,” tambahnya.

Sitti Harlina

Facebook Comments